
KALIANDA, SAYLAMPUNG.ID- Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Bengkulu dan Lampung didampingi Kepala Kantor Pajak Pratama Natar, menyambangi Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel), Senin (10/3/2025).
Kunjungan itu membahas penandatanganan naskah perluasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah (OP4D) antara DJP, DJPK, dan Pemerintah Daerah (Pemda) Tahap VI Tahun 2025.
Bupati Lamsel, Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati (Wabup) M. Syaiful Anwar, menyambut mereka di ruang kerja bupati setempat.
Kepala Kantor Pajak Pratama Natar, Dewi Imelda Sari, menjelaskan, pembahasan PKS itu bertujuan mengoptimalkan pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah.
“Kami melakukan PKS ini karena tahun 2025 PKS ini jadi prasyarat turun dana bagi hasil (DBH) pusat. Karena ada persentase akan berkurang sekira PKS ini belum diteken,” katanya.
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Kanwil DJB Bengkulu dan Lampung, Sugiri Tejanagara, menjelaskan, PKS itu merupakan PKS tiga instansi, yakni DJB, DJPK, dan Pemda.
“Izin bupati, Rabu 12 Maret 2025 penandatanganan. Hari ini kita akan melihat kesiapan, terutama dokumen-dokumen pendukungnya. Semoga PKS ini bisa lancar,” ujar Sugiri.
Radityo Egi Pratama mendukung rencana penandatangan PKS untuk optimalisasi pemungutan pajak pusat dan pajak daerah.
Egi mengatakan, warga negara Republik Indonesia yang baik harus mengedepankan taat membayar pajak.
“Secara prinsip kami menyambut baik. Mungkin nanti tim DJB dan pihak kami bisa berkomunikasi intensif agar potensi kendala-kendala yang ada bisa kita cari solusi bersama-sama,” kata Egi.
Egi juga menyatakan, siap membantu optimalisasi dan keberhasilan program DJB.
Kendati demikian, ia juga meminta tim DJB juga dapat membantu berkaitan dengan DBH 10% agar bisa secara optimal dan tepat waktu dikirimkan.
“Kami ingin juga dibantu untuk penyerahannya, terkait DBH 10% ini. Karena pemkab ini mayoritas membiayai anggaran secara dominan masih diperoleh dari pemerintah pusat,” kata Egi. (lmhr)